• Jelajahi

    Copyright © 2015-Bedadung
    Bedadung

    Iklan

    Opini

    Unej Adakan Vaksinasi Khusus Difabel

    Senin, Agustus 30, 2021 WIB Last Updated 2021-08-30T07:18:55Z

    Jember -- Sebanyak 362 difabel dan anak berkebutuhan kusus beserta relawan pendamping telah mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh Universitas Jember. Mereka semua mendapatkan suntikan vaksin Sinopharm dosis pertama yang dilaksanakan di Gedung Soetardjo, (30/08).


    “Kami menyediakan sebanyak 750 dosis untuk 362 difabel yang sudah mendaftar dan satu orang pendamping atau relawan yang memebersamai mereka datang ke UNEJ,” ujar dr. Ulfa Elfiah ketua tim tanggap darurat kesiapsiagaan bencana Covid-19 Universitas Jember 



    Menurut Ulfa, selama ini Universitas Jember terus berupaya mensukseskan program vaksinasi Covid-19 nasional yang dilakukan pemerintah. Kelompok masyarakat difabel pun tidak luput dari perhatian Universitas Jember dalam memperoleh vaksin. Karena menurut Ulfa, penyandang difabel salah satu kelompok masyarakat yang rentan terpapar Covid-19. Vaksinasi Covid-19 diharapkan bisa memberikan proteksi kesehatan bagi mereka.


    “Alhamdulillah atas rekomendasi dari Dinas Kesehatan Propinsi kami mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Kesehatan Jember untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 bagi teman-teman difabel sekaligus anak berkebutuhan khusus,” imbuh Ulfa.



    Lebih jauh Ulfa mengatakan, pelaksanaan vaksinasi untuk difabel ini memang seharusnya dikhususkan. Karena menurutnya, selain membutuhkan tempat yang ramah difabel juga memerlukan proses yang lebih panjang. 


    “Beberapa diantara mereka membutuhkan pendamping mulai dari keberangkatan dari rumah, pelaksanaan vaksin dan kembali ke rumah. Alhamdulillah kami dibantu oleh beberapa relawan dari Amil Zakat di Jember maupun lembaga dan organisasi sosial lainnya,” jelas Ulfa.


    Sementara itu Edi salah satu penyandang difabel dari Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan mengaku senang adanya Vaksinasi khusus difabel. Ditemani kakak perempuannya Edi datang ke Universitas Jember.


    “Alhamdulillah akhirnya saya bisa mendapatkan vaksin. Saya sudah lama menunggu kesempatan ini. Karena saya pernah mendaftar di Puskesmas tetapi saya diminta menunggu vaksinasi khusus difabel,” ujarnya. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terupdate

    Wisata

    +