• Jelajahi

    Copyright © 2015-Bedadung
    Bedadung

    Iklan

    Opini

    Kenapa Akun Centang Biru Masih Bisa Dihack

    Selasa, April 20, 2021 WIB Last Updated 2021-04-20T21:12:25Z


    Sumbersari, bedadung.com -- Belajar dari akun Official Universitas Jember, sudah centang biru kok masih bisa dibobol. Beberapa teknik yang dipakai hacker untuk bisa login itu ada beberapa cara, yaitu:

     

    1. Phising

    Ini adalah teknik tipuan yang paling sering digunakan. 

    Modusnya dengan mengirim link atau tautan yang meminta pengguna Instagram memasukkan password Instagram dan beberapa informasi pribadi. 

    Begitu pengguna memasukkan informasi data pribadi dan password, kredensial itu langsung disimpan oleh peretas.

    Perlu diwaspadai, karena link yang dikirim itu sangat mirip dengan yang aslinya, sehingga pengguna dengan tanpa sadar akan mengirim nama dan pasword.



    2. Menebak password


    Meretas akun dengan menebak password bisa dilakukan jika satu password yang sama digunakan pada berbagai akun. Sehingga jika ada satu akun yang bocor passwordnya, peretas bisa masuk ke berbagai akun lainnya.



    3. Terinfeksi software jahat

    Kata kunci ini juga bisa diretas jika perangkat komputer pengguna terkena software jahat (malware). Menurut Alfons, kata kunci ini bisa diretas dengan teknik trojan yang menyebar perangkat lunak jahat seperti keylogger dan RAT, seperti ditulis Shout Me Loud.

    
Trojan adalah teknik menyusupkan malware ke perangkat pengguna dengan menyamar. Malware akan dibungkus dalam perangkat lunak yang telah diinfeksi. Biasanya perangkat lunak terinfeksi ini tidak tersedia di toko aplikasi resmi.



    4. Tak pasang TFA

    TFA atau two factor authentification adalah fitur otentikasi yang mengirimkan kode khusus ke nomor telepon saat pengguna masuk ke akun miliknya. Pihak Instagram sendiri menyebut kalau mereka memiliki berbagai fitur keamanan untuk mencegah para pelaku kejahatan untuk mendapatkan akses ke akun-akun penggun. Instagram juga menyediakan fitur untuk membantu pengguna kami mengembalikan kontrol pada akun mereka.

    "Sebagai contoh, apabila sistem kami mendeteksi upaya log in yang mencurigakan, misalnya Anda mencoba log in dari sebuah lokasi yang jauh untuk dari domisili Anda untuk pertama kalinya, Anda akan menerima sebuah notifikasi dan diminta untuk memverifikasi akun Anda," seperti tertulis di laman Instagram.

    Komentar

    Tampilkan

    Terupdate