• Jelajahi

    Copyright © 2015-Bedadung
    Bedadung

    Iklan

    Opini

    UIN KHAS Jember Diharapkan Menjadi Pelopor Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

    Minggu, Oktober 10, 2021 WIB Last Updated 2021-10-09T23:00:38Z

     

    Jember -- Wakil Bupati Jember KH. MB. Firjaun Barlaman mengharapkan UIN KHAS Jember bisa menjadi pelopor dalam menajaga keutuhan NKRI. Hal itu dikatakan saat menghadiri acara Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Moderasi Beragama yang diinisiasi oleh Rumah Moderasi Beragama Universitas Islam Negeri KH. Ahmad Shiddiq Jember (UIN KHAS Jember) yang berlangsung di salah satu hotel di Jember, Sabtu (09/10/2021).

     

    “Mahasiswa UIN KHAS harus menjadi pribadi yang moderat beragama, menjadi pelopor bagi masyarakat dalam menjaga keutuhan NKRI dan menjaga kerukunan di dalam keberagaman yang dimiliki Indonesia,” kata Wabub KH. Firjaun.

     

    Wabup Firjaun mendorong UIN KHAS Jember sebagai perguruan tinggi agama Islam untuk mencetak para mahasiswanya menjadi pribadi-pribadi yang moderat dalam beragama.

     

    Acara yang membahas mengenai berbagai macam persoalan tentang toleransi keagamaan beserta tantangannya. Para peserta yang hadir digembleng menjadi pribadi yang moderat dalam beragama. Pada kesempatan tersebut Wabup Firjaun juga menyampaikan bahwa menjadi pribadi yang moderat dalam beragama sangatlah penting, karena sejatinya Indonesia terdiri dari kemajemukan. Wabup juga mengapresiasi UIN KHAS Jember yang telah menyelenggarakan acara tersebut.

     

    “Ini sangat penting sekali untuk menggugah wawasan khususnya bagi civitas akademika agar betul-betul menjadi warga Negara yang mantap dan kuat dalam keagamaannya, mantap dalam spiritual, berwawasan luas serta bisa mengayomi seluruh komponen bangsa yang beranekaragam baik suku, ras dan agama,” kata Wabup Firjaun.


    Sementara itu, Rektor UIN KHAS Jember Prof. Dr. H. Babun Suharto menerima tantangan tersebut untuk menjadi kampusnya pencetak generasi moderat beragama. Menurutnya, moderat beragama sudah menjadi kewajiban bagi kita semua Warga Negara Indonesia.

     

    “Kami sebagai rektor dalam melihat perkembangan hari ini, perguruan tinggi kami tidak ingin menjadi menara gading, tetapi menjadi mercusuar yang bisa mengayomi, menyirami, membumikan nilai-nilai toleransi,” kata Prof. Babun.

     

    Prof. Babun juga menyampaikan, ada empat poin yang diwariskan oleh KH. Ahmad Shiddiq kepada kita semua. Pertama kita diwajibkan sholat berjamaah, kedua selalu membaca alqur’an, ketiga selalu membaca sholawat untuk keselamatan kita, keempat sehingga tidak mempunyai sifat dzolim kepada diri sendiri maupun orang lain. (*)

    Komentar

    Tampilkan

    Terupdate

    Wisata

    +