• Jelajahi

    Copyright © 2015-Bedadung
    Bedadung

    Iklan

    Opini

    Bupati Jember Perintahkan Setiap Desa Sediakan Tempat Isolasi Mandiri

    Selasa, Juli 27, 2021 WIB Last Updated 2021-07-28T01:18:55Z

     

     

    Jember -- Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto membentuk posko Covid-19 di seluruh desa sejumlah 248 desa di Jember, dimana setiap desa wajib menyediakan minimal 5 tempat tidur untuk isolasi mandiri.

     

    Hal itu disampaikan oleh Hendy Siswanto saat mengikuti rapat koordinasi secara daring yang dipimpin oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang membahas evaluasi penerapan PPKM Level 3-4 di Jawa Timur, Minggu malam (25/07/2021).

     

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Hendy Siswanto memaparkan evaluasi PPKM Level 3 di Kabupaten Jember.

     

    Bupati Hendy menyampaikan posisi terakhir hanya ada 2 kecamatan yang oranye, lainnya seluruhnya merah. Selain itu dia telah membentuk posko Covid-19 di seluruh desa sejumlah 248 desa di Jember, dimana setiap desa wajib menyediakan minimal 5 tempat tidur untuk isolasi mandiri.

     

    “Kami juga menyiapkan tenda darurat untuk tambahan tempat tidur di beberapa rumah sakit di antaranya RSD. dr. Soebandi, Balung, Kalisat dan RS. Paru,” jelas Bupati Jember Hendy Siswanto dalam pemaparannya.

     

    Bupati Hendy juga menyampaikan, saat ini Pemkab Jember juga menyiapkan tempat isoman terpusat di Hotel Kebonagung dengan kapasitas mampu menampung 126 orang pasien Covid-19.

     

    Juga selanjutnya Pemkab Jember sedang mempersiapkan Jember Sport Garden sebagai tambahan tempat isoman terpusat bagi warga Jember dengan kapasitas mampu menampung 300 orang pasien Covid-19.

     

    “Untuk vaksinasi kami layani di faskes yaitu 50 puskesmas dan 13 rumahsakit, mall, juga kami jemput bola dengan tenaga ada 115 dokter, 220 perawat, 159 bidan dan total yang sudah vaksin tahap pertama sudah ada 202.147 orang, dan total yang sudah vaksin tahap kedua sudah ada 164.191 orang,” lanjut Hendy.

     

    Selain itu, Bupati Hendy juga telah mempersiapkan BTT sebesar Rp. 83 miliar. Anggaran tersebut akan dibelanjakan paket bantuan sosial bagi seluruh warga tidak mampu terdampak Covid-19 yang belum menerima bantuan apapun dari pemerintah.

     

    Dia menjelaskan setiap paket bantuan senilai Rp.250.000 dengan rincian setiap paket berisi uang tunai Rp. 100.000 dan sembako senilai Rp. 150.000.

     

    Bansos ini akan dibagikan kepada 100.000 rumah atau kepala keluarga dengan target selesai maksimal pertengahan Agustus 2021 mendatang.
    Komentar

    Tampilkan

    Terupdate

    Wisata

    +