Kode Keras Seruan Damai Pilkada Jember 2020

Kode Keras Seruan Damai Pilkada Jember 2020

Minggu, November 08, 2020
Foto: HSGF for bedadung.com

Jember, bedadung.com -- Video musik bertajuk "Kode Keras, Lagu Untuk Netizen Yang Budiman" menjadi seruan agar pilkada Jember 2020 berjalan damai. Ajakan itu untuk netizen agar bijak dalam bermedia sosial, terutama saat kampanye Pilkada Jember 2020. Banyaknya berita negatif dan hoax menjadi latar belakang munculnya video ini. Perang ide dan gagasan dalam membuat konten kreatif menjadi penting untuk menarik simpati calon pemilih. Pengenalan pasangan calon bupati melalui portal berita online dan sosial media menjadi lebih efektif di tengah pandemi covid-19. 

Pemanfaatan portal media online dan sosial media dengan maksimal dapat mengundang partisipasi publik. Terutama untuk mengenalkan figur dan atau menyampaikan visi misi kepada khalayak melalui kemasan-kemasan yang kekinian dan dekat dengan calon suara pemilih. 

Di setiap tingkatan, mulai dari Pilpres sampai Pilkades kita bisa melihat dinamika unjuk kreasi dalam bernarasi dan membuat kemasan kampanye yang kreatif dan inovatif. Ruang ini yang kemudian menjadi bentuk untuk menilai seberapa kreatif para tim sukses dan pendukung untuk menampilkan visi dan misi paslon jagoannya.


Foto: HSGF for bedadung.com


Dalam Pilkada Jember 2020, hal ini yang terasa ditunjukkan oleh para pendukung dan simpatisan Paslon Nomor 02 Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman. Tidak hanya kreatif secara naratif, bentuk kampanye dalam kemasan kreasi lagu, tari dan video terus ditampilkan dalam ruang-ruang media sosial dan mendapat respon positif dari masyarakat.


“Sepanjang ada pemilihan bupati di Jember, belum ada gerakan dan suasana kreatif se-masif seperti yang dilakukan oleh para pendukung Paslon Haji Hendy dan Gus Firjaun,” kata Guntur, wartawan dan pengamat media sosial.


Seperti yang muncul di laman youtube Rien TV Channel, sebuah video musik bertajuk Kode Keras, Lagu Untuk Netizen Yang Budiman. Video musik tersebut langsung mendapat sorotan dan respon beragam. Dalam video musik itu, terlihat para talent menyanyikan lagu yang berisi ajakan untuk memanfaatkan media sosial dengan bijak dan tidak menyebar kebencian serta fitnah dalam berkampanye.


Willy Juno menjadi orang dibalik pembuatan konten segar tersebut. Lagu yang dibuat bersama anggota Lingkar Kreatif Independen (LAKI, red.) tersebut merupakan karya yang disumbangkannya untuk perjuangan Hendy Siswanto dan Gus Firjaun dalam berkampanye.


“Agak jenuh dan kesal juga melihat banyaknya berita negatif dan hoax di media sosial selama masa Pilkada. Isu itulah yang kami angkat dalam lagu sebagai bahan refleksi bersama,” katanya seraya mengatakan proses pembuatan video dan musiknya juga dibantu oleh Wakajzee Studio’s, rumah produksi yang selama ini banyak membuat konten-konten mengangkat produk-produk kreatif Jember lewat kanal youtube. 


Yudho Andriansyah, Kepala Biro Media dan Komunikasi HSGF mengatakan, pihaknya mendapat banyak support dari relawan dan simpatisan yang memberi ide-ide segar untuk berkampanye secara kreatif. 


“Kami tentu saja sangat berterima kasih dengan banyaknya ide kreatif para relawan dan pendukung Haji Hendy dan Gus Firjaun. Sesuai dengan peraturan dan himbauan untuk lebih banyak melakukan kampanye interaktif lewat sosial media, saya rasa hal-hal kreatif seperti ini sangat efektif untuk menguji kapabilitas paslon sebagai calon pemimpin Jember masa depan,” imbuhnya.


Selama bersifat positif dan tidak mengandung provokasi, memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan visi dan misi paslon dirasa ikut mendukung gerakan kampanye sehat di masa pandemi. Sebagaimana yang dapat dianalisa, konten kampanye cerdas dan sehat serta kreatif adalah gambaran dari paslon yang didukung. Kalau mau Jember kreatif, jawabannya juga sudah jelas untuk memilih paslon yang paling kreatif dan cerdas dalam berkampanye. Semudah itu, kata Yudho diakhir wawancaranya. (*)

TerPopuler