Hendy Siswanto: Puger Berpotensi Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Hendy Siswanto: Puger Berpotensi Jadi Kawasan Ekonomi Khusus

Kamis, Oktober 22, 2020


Hendy Siswanto yakin Puger bisa menjadi kawasan ekonomi khusus. Puger memiliki hasil pantai yang melimpah dan juga hasil pertanian. Selain itu juga berpotensi sebagai destinasi wisata.


Puger adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember yang terkenal akan hasil lautnya. Letaknya 46,2 km dari pusat Kota Jember. Masyarakatnya tinggal menyebar di 12 desa, yakni Bagon, Grenden, Jambearum, Kasiyan, Kasiyan Timur, Mlokorejo, Mojomulyo, Mojosari, Puger Kulon, Puger Wetan, Wonosari, dan Wringintelu.



Kecamatan ini sejatinya memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa. Selain hasil dari perikanannya yang melimpah, Puger juga menghasilkan pertanian dan berpotensi sebagai destinasi wisata.



Tilik saja pesona alam di Pantai Puger di sebelah barat daya, 36 km dari kota Jember. Ada pelelangan ikan dan penjualan ikan di sana. Pemandangan yang menarik lagi, ketika pagi, perahu-perahu kayu tradisional milik nelayan bersandar rapi di pantai. Anda hobi memancing, juga bisa merasakan sensasi memancing di sana dengan menaiki kano.



Beringsut sedikit, ada juga Pantai Kucur yang sangat menarik untuk dikunjungi. Alam pantainya elok, yang juga menjadi habitat monyet merah yang menggemaskan. Mereka tidak takut menghampiri manusia.



Masih banyak lagi ‘mutiara’ yang dimiliki Kecamatan Puger, tapi selama ini sangan disayangkan, tidak dikelola baik oleh pemerintah daerah. Terlihat dari sangat buruknya akses jalan dan infrastruktur penunjang di sana. Ini  semua berpotensi menghambat perekonomian masyarakat.



Haji Hendy Siswanto, calon bupati nomor urut 2 di Pilkada 2020 nanti, yakin dengan mengelola potensi-potensi di Puger secara profesional, ‘mutiara-mutiara’ ini akan bisa memajukan dan mengembangkan perekonomian masyarakat setempat. Sekaligus juga menjadi aset berharga yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Jember.



“Dibutuh infrastruktur yang baik untuk menunjang aktivitas perekonomian di Puger. Tidak seperti sekarang, saat musim penghujan, jalanan di Puger rusak penuh lubang di sana-sini. Air tergenang di banyak titik. Ini sangat membahayakan keselamatan masyarakat dan juga menghambat lalu lintas,” ujar Haji Hendy.



Ke depan pembangunan infrastruktur di Puger harus ditata secara holistik dan mencakup berbagai aspek. Harus menjawab dan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat setempat maupun aktivitas perekonomian skala besar.



“InsyaAllah dengan pembangunan infrastruktur yang terencana dan diperhitungkan dengan matang, kawasan Puger akan semakin maju dan menjadi kawasan ekonomi khusus di Kabupaten Jember,” tutur Haji Hendy. (*)


TerPopuler