Pilkada Kediri, Dhito-Ulfa Klaim Unggul 83 Persen Versi Polling Online

Pilkada Kediri, Dhito-Ulfa Klaim Unggul 83 Persen Versi Polling Online

Jumat, Agustus 21, 2020
idealoka.com (Kediri) – Pemungutan suara dalam Pilkada Kabupaten Kediri akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Namun, sejumlah pihak telah menggelar polling perolehan suara calon yang dimunculkan.

Bahkan di salah satu website berbasis polling, pasangan Hanindhito Himawan Pramono dan Dewi Mariya Ulfa diklaim unggul 83,2 persen atau 2.309 suara dibanding kotak kosong yang hanya mendapat suara 16,8 persen atau 467 suara.

Sejak polling secara online tersebut dibuat 13 Agustus 2020 hingga Jumat, 21 Agustus 2020 pukul 22.06 WIB, total responden yang mengisi polling 2.776 orang.

“Matur suwun (terima kasih) atas kepercayaan masyarakat Kabupaten Kediri kepada saya dan Mbak Dewi yang memilih kami menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kediri,” ujar Dhito yang masih berusia 28 tahun ini.

BACA : Sosialisasi Pilkada Kediri 2020, KPU ‘Kopdar’ dengan Komunitas Pecinta Suzuki Forza

Dhito mengatakan meski hasil polling tersebut bukan patokan utama, ia mengaku semakin termotivasi  untuk terus blusukan ke desa-desa di Kabupaten Kediri untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikan program-program pro rakyat untuk Kabupaten Kediri yang lebih baik.

Menurutnya, sudah 343 desa dan satu kelurahan di Kabupaten Kediri yang dikunjungi.

“Jika masih ada yang belum memilih saya berarti saya harus kerja lebih keras lagi untuk mengenalkan diri saya dan program-program pro rakyat ke masyarakat Kabupaten Kediri,” ujar putra dari politikus PDI Perjuangan yang juga Sekretaris Kabinet Indonesia Bersatu, Pramono Anung ini.

BACA : Luncurkan Mobil Pintar Pemilu, KPU Kabupaten Kediri ‘Jemput Bola’ Sosialisasi Pilkada

Dhito menawarkan adanya perubahan di Kabupaten Kediri agar menjadi lebih baik, mulai dari reformasi birokrasi, mempermudah pengurusan administrasi kependudukan, memberikan 1.000 legalitas UMKM gratis, membuka pintu pendapa lebar-lebar untuk warga,hingga penambahan honor tenaga honorer.

Selain itu, ia juga menawarkan program Desa Inovasi Teknologi dan Desa Inovasi Tani Organik yang disingkat Dito dan Desa Wisata yang disingkat Dewi.

“Semoga pada 9 Desember nanti semua masyarakat Kabupaten Kediri sudah mengenal dan mengetahui program-program saya sehingga mantap memilih saya,” ujar Dhito yang sudah mengantongi rekomendasi dukungan dari DPP PDI Perjuangan ini. (*)

TerPopuler