Baru Dilahirkan, Bayi Ini Dinyatakan Terkonfirmasi Covid-19

Baru Dilahirkan, Bayi Ini Dinyatakan Terkonfirmasi Covid-19

Jumat, Agustus 28, 2020
idealoka.com (Probolinggo) – Seorang bayi laki-laki yang baru dilahirkan di Kabupaten Probolinggo dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Namun belum dijelaskan apakah bayi tersebut tertular dari kontak dengan ibunya atau faktor lain.

Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo Shodiq Tjahjono mengatakan bayi tersebut merupakan salah satu pasien dari tambahan sembilan orang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Kamis malam, 27 Agustus 2020.

Kesembilan orang yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 itu berdasarkan hasil pemeriksaan swab dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di Jember.

BACA : Cegah Covid-19, Operasikan Smartphone dengan Sensor Gerak Tangan

"Rinciannya, tujuh orang menjalani perawatan dan isolasi di Rumah Sehat Kabupaten Probolinggo. Sedangkan dua orang lainnya meninggal dunia,” kata Shodiq dikutip dari jatimnet.com.

Dari tujuh pasien terkonfirmasi Covid-19, enam orang sebelumnya berstatus suspect atau terduga Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dan satu orang lainnya diduga tertular dari pasien terkonfirmasi lainnya yang dirawat di Rumah Sehat Kabupaten Probolinggo.

Shodiq mengatakan tracing (pelacakan) kontak erat para pasien sudah dilakukan. Para pasien terkonfirmasi Covid-19 itu diduga tertular akibat kontak erat dengan orang atau pasien lain yang berstatus suspect.

BACA : Pasien TBC Harus Lebih Waspada Covid-19

Tracing masih akan diperdalam lagi untuk mengetahui kontak-kontak erat yang sudah dilakukan, baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerjanya,” katanya.

Pihaknya juga akan memperdalam tracing terhadap pasien probable (mungkin atau berpotensi) Covid-19.

“Yang pasti apapun nanti hasil dari tracing orang-orang yang pernah kontak dan dekat akan dilakukan pemeriksaan rapid dan swab untuk mengetahui risiko penularannya,” ujarnya.

Hingga Kamis malam, 27 Agustus 2020, jumlah orang terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Probolinggo sebanyak 417 orang atau bertambah sembilan orang. Dari 417 orang itu, 79 orang masih dirawat dan menjalani isolasi, 321 orang sembuh, dan 17 orang meninggal dunia. (*)

TerPopuler