Rumah Ditempeli Stiker Status Miskin, Tapi Tak Dapat Bansos

Rumah Ditempeli Stiker Status Miskin, Tapi Tak Dapat Bansos

Selasa, Mei 26, 2020
Jember, bedadung.com -- Nasib tak mengenakkan menimpa Suwasis (67 th), warga Dusun Krajan Tengah Rt.02 Rw.09 Desa Balung Kulon Kecamatan Balung kabupaten Jember. Rumah sudah ditempel stiker, tapi waktu petugas berkeliling membagikan BLT-DD kepada masyarakat, dia tidak dapat. Saat ditanyakan kepada petugas, namanya tak tercatat.

Menurut Suwasis, pada hari Rabu (20/05) petugas berkeliling membagikan BLT-DD kepada masyarakat, tetapi dirinya tidak menerima. Saat ditanyakan kepada petugas, Suwasis mendapat jawaban kalau dirinya tidak tercatat sebagai penerima.

Ia merasa dipermainkan, sebabnya sekitar seminggu yang lalu beberapa orang petugas datang kepadanya untuk menempel stiker dan melakukan foto bersama dirinya.

Selain itu, Suwasis telah menderita stroke sejak beberapa tahun yang lalu, dan sekarang dia menumpang tinggal di rumah saudaranya.

Suawasis mengaku kecewa berat karena rumah tempat tinggal hanya ditempeli stiker label bertuliskan 'Keluarga Miskin penerima BLT-DD tahun anggaran 2020, tapi tidak menerima uang sepeserpun.

Kekecewaan Suwasis dilampiaskan dengan mencopot stiker 'keluarga miskin' yang tertempel di daun jendela tempatnya tinggal, dan menempelkannya di sandaran kursi kayu rumahnya.

Ketika ditemui wartawan pada Sabtu (23/05) dirumahnya, Suwasis mengungkapkan kekecewaannya terhadap pemerintah Desa Balung Kulon yang hanya memberikan iming-iming mendapat bantuan BLT-DD, tapi pada tidak ada kenyataannya.

"Saya malu dan kecewa mas, kan aneh sudah distiker dan foto kok tak dapat bantuan, ya saya copot saja," ujarnya seraya menunjukkan stiker yang tertempel di kursi.

Suwasis menceritakan kalau dirinya dahulu bekerja sebagai sopir, saat ini menderita sroke sejak beberapa tahun yang lalu.

Sekarang dirinya menumpang tinggal di rumah kakak perempuannya. Selama lima belas tahunan dirinya tidak pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah.

Kepala Desa Balung Kulon, Syamsul Hadi, sampai berita ini ditayangkan, belum berhasil dikonfirmasi, beberapa kali, bahkan juga menghubungi handphone selulernya menunjukkan nada tidak aktif. (heri)

sumber: https://www.kabarejember.com/2020/05/rumah-ditempele-stiker-label-status.html

TerPopuler