Pentingnya Pandangan Mata Jauh ke Depan Saat Berkendara di Jalan Sepi

idealoka.com (Surabaya) – Saat pandemi Covid-19 sekarang, mengurangi aktivitas di luar rumah adalah yang tepat. Akan tetapi bagi yang masih harus beraktivitas di jalan raya saat ini, instruktur safety riding PT. Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda) memberikan tips  bagi yang masih beraktivitas di jalan raya agar lebih waspada. Selain skill berkendara, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada waktu berkendara, salah satunya danger prediction atau prediksi dalam kondisi bahaya.

Saat berkendara, pandangan mata lurus ke depan dan fokus pada jalanan yang akan dilalui. Dengan begitu,  jalan dan sekitarnya bisa terpantau dengan luas sehingga kalau ada potensi bahaya bisa segera dihindari. Apabila lengah sedikit atau tidak fokus melihat ke depan, bisa berakibat fatal.

BACA : Peduli Kesehatan Masyarakat, MPM Honda Jatim Salurkan Donasi Alat Kesehatan Rp3,1 Miliar

Pandangan mata dan kecepatan motor juga harus disesuaikan. Ketika tiba-tiba ada yang menyeberang pada jarak 100 meter dan kecepatan motor 80 kilometer per jam, pengendara bisa menghindari tetapi jika pengendara hanya melihat 30 meter kedepan, rintangan tersebut tidak bisa terpantau karena tiba-tiba harus mengerem pada jarak 30 meter dengan kecepatan 80 kilometer per jam.

Di jalanan naik turun, pandangan mata yang jauh ke depan juga berguna untuk mengantisipasi penggunaan gigi. Pengendara bisa siap-siap umpan gigi lebih rendah dan saat jalan menurun bisa disiapkan gigi yang pas untuk engine brake.

"Bukan berarti saat ini jalanan yang sepi aman untuk berkendara dan apabila kemampuan danger prediction kita rendah, maka bisa mengalami kecelakaan yang tidak kita duga sebelumnya atau istilahnya panic accident," kata Instruktur Safety Riding MPM Honda Hari Setiawan. (*)

0/Komentar

Lebih baru Lebih lama