Muspika Puger Bertindak Cepat Mengirim Pemudik ke JSG

Muspika Puger Bertindak Cepat Mengirim Pemudik ke JSG

Kamis, Mei 28, 2020

Jember, Kabarejember.com
 - Tindakan cepat dan tepat dilakukan oleh Muspika Puger dalam mengantisipasi penyebaran covid-19 setelah melihat kondisi kesehatan seorang pemudik dari Bali.

Dengan berdasar pertimbangan  tim medis satgas covid-19 Kabupaten Jember, muspika Puger mengirim seorang janda bernama Aryati (52), warga Dusun Pakem Rt.03 Rw.09 Desa Wringintelu, ke Jember Sport Garden( JSG) Jember, Rabu (27/05).

Sekitar pukul 10.00 muspika Puger didampingi kepala desa Wringintelu, bhabinkamtibmas, babinsa, tim medis PKM Puger dengan  APD lengkap dan bidan desa, mengunjungi dan memantau kondisi kesehatan Aryati di rumahnya. Sesampai di lokasi petugas medis segera melakukan pengecekan suhu tubuh, dan hasilnya 36°C.

Kepada tim medis Aryati mengaku sedang sakit types sejak dari Bali, dan saat ini dia sakit batuk, pilek, susah makan dan badannya semakin lemas.

Kemudian Aryati yang didampingi sepupunya, Rina menunjukkan surat hasil pemeriksaan rapid test dari sebuah klinik di Bali tertanggal Jumat, 22-05-2020 dengan hasil test non reaktif covid-19.

Dari informasi yang dihimpun kabarejember.com di lokasi, Aryati bersama anaknya yang masih  SD, sampai di Wringitelu pada hari Sabtu (23/05) sekitar jam 08.00 wib dengan diantar mobil ambulans IWJ korwil Bali.

Selanjutnya, Aryati memeriksakan kesehatan ke PKM Kasiyan dan dirujuk ke RS Balung. Sesampai di RS Balung dirinya diperiksa, diberi obat, dan dianjurkan berobat jalan.

Sekarang Aryati hanya tinggal berdua dengan anaknya yang masih sekolah kelas 6 SD. Kondisi rumahnya sangat memprihatikan, tanpa penerangan listrik yang sudah diputus PLN karena tidak bisa membayar selama kerja di Bali.

Ketika diwawancara kabarejember.com, Aryati menceritakan selama di Bali dirinya bekerja sebagai buruh harian lepas di perusahaan genting. Sejak dari Bali dirinya sudah sakit types, dan  sekarang masih belum sembuh. "Sekarang saya tidak dapat berobat karena tidak mempunyai biaya."katanya pelan.

Prihatin dan khawatir dengan kondisi kesehatan Aryati yang semakin memburuk, Muspika Puger segera melakukan koordinasi  dengan tim medis PKM Puger dan bidan desa. Selanjutnya, kepala Puskesmas Puger berkonsultasi dan konsultasi dengan tim medis satgas covid-19 Jember. Hasilnya Aryati dirujuk ke JSG untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Bidan Desa Wringintelu, Urfiah Hanin ketika kepada kabarejember.com menyatakan, setelah tim medis melakukan koordinasi dan konsultasi dengan tim satgas covid-19 Kabupaten Jember, akhirnya atas perintah dari Kabupaten, pasien dirujuk ke JSG untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut."Untuk menentukan apakah nantinya pasien dirujuk ke RS dr.Soebandi atau tidaknya adalah wewenang tim medis satgas covid-19 Kabupaten Jember," katanya.

Sementara Camat Puger, Drs. Mohammad Winardi, S.H. M.Si mengatakan sangat prihatin dengan kondisi kesehatan dan ekonomi Aryati. "Muspika Puger  mengambil langkah ini sebagai upaya pencegahan covid-19 sedini mungkin. Setelah berkonsultasi dengan tim medis  satgas covid-19 Kabupaten Jember, dan atas dasar petunjuk satgas covid-19 kabupaten, maka pasien dirujuk ke JSG untuk dikarantina dan mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," katanya. (heri)

TerPopuler