Lagi, Dua Santri Ponpes Temboro Asal Madiun Reaktif Covid-19

Lagi, Dua Santri Ponpes Temboro Asal Madiun Reaktif Covid-19

Jumat, April 24, 2020
idealoka.com (Madiun) – Dua dari 12 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah, Desa Temboro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan dinyatakan reaktif Covid-19. Ini hasil dari tes cepat atau rapid test yang berlangsung di Puskesmas Mejayan, Kabupaten Madiun, Kamis, 23 April 2020.

“Bagi santri yang hasil tesnya reaktif akan dirujuk ke RSUD Caruban (Kabupaten Madiun). Insya Allah besok (Jumat, 24 April 2020),” kata Kepala Puskesmas Mejayan Lilik Puji Restini.

Menurutnya, mereka yang hasil rapid test-nya reaktif Covid-19 tidak mengeluhkan gejala klinis apapun. Demikian halnya dengan 10 santri yang lain. Namun demikian, mereka yang dinyatakan non reaktif Covid-19 tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

[caption id="attachment_5721" align="alignleft" width="300"] Salah satu area gedung Ponpes Al Fatah, Desa Temboro, Kec. Karas, Magetan. Dok: youtube.com[/caption]

BACA : Malaysia Sebut 43 Santri Temboro Magetan Positif Covid-19

“Jika ada keluhan sesak napas maupun gangguan pencernaan, maka perlu di-rapid test lagi,” ujar Lilik.

Ia menegaskan hasil rapid test tidak dapat dijadikan patokan untuk menentukan seseorang positif atau negatif Covid-19. Sebab, tingkat akurasinya hanya sekitar 30 persen lantaran dipengaruhi antibodi seseorang yang diuji.

Sementara itu, untuk melakukan tes cepat pihak Puskesmas Mejayan menerima 20 buah alat rapid test dari Dinas Kesehatan. Alat dengan jumlah yang sama juga diterima di enam puskesmas lain seperti di Kecamatan Geger dan Kebonsari.

BACA : Hasil Rapid Test 31 Santri Ponpes Temboro Reaktif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Soelistyo Widyantono mengatakan rapid test untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dilakukan di tujuh puskesmas secara bergiliran. Tes cepat diberlakukan bagi para santri Ponpes Al-Fatah yang sudah pulang di Kabupaten Madiun.

“Antisipasinya dengan melakukan rapid test. Tapi, kami belum menerima data jumlah santri Temboro yang  warga sini,” ujar Soelis.

Sebelumnya, pada Senin, 20 April 2020, 43 santri Ponpes Al Fatah asal Malaysia dinyatakan positif Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan Malaysia saat mereka pulang ke Malaysia. Kemudian, pada Rabu, 22 April 2020, sebanyak 31 santri ponpes setempat dinyatakan reaktif Covid-19 saat menjalani rapid test oleh petugas Dinas Kesehatan Magetan di ponpes setempat.

Petugas terus melacak dan melakukan rapid test pada santri yang masih berada di ponpes maupun yang sudah pulang ke daerah masing-masing. (*)

  • Penulis: Nd. Nugroho

  • Editor: Ishomuddin

TerPopuler