Bupati Lumajang Wujudkan Kepedulian Gerakan "Ngeramut Tonggo"

Bupati Lumajang Wujudkan Kepedulian Gerakan "Ngeramut Tonggo"

Selasa, April 07, 2020

Lumajang, Kabarelumajang.com 
   – Bupati Lumajang, Thoriqul Haq membuka acara gerakan Ngeramut Tonggo yang di dilaksanakan di GOR Wira Bhakti Lumajang, Senin (6/4) sore. Kegiatan ini juga dihadiri Forkopimda dan para pengusaha.
Disampaikan Thoriqul Haq, gerakan Ngeramut Tonggo adalah gerakan kepedulian dwngan berbagi sembako kepada warga yang tidak berpenghasilan tetap, seperti tukang becak, tukang pijat, pedagang gorengan, pedagang bakso keliling yang terdampak virus Corona.

“Pembagian sembako ini akan di berikan melalui posko posko yang telah dibuka,” 

Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini, tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada PNS yang gajinya dipotong. “Dana yang terkumpul hingga mencapai Rp 1 miliar lebih, nantinya juga akan dibelikan beras untuk dibagikan pada masyarakat terdampak Corona,” kata Thoriq.
Mantan Ketua Komisi C DPRD Jawa Timur ini menambahkan, bantuan selain dari
potongan gaji dari PNS, juga bantuan dari BAZNAS sebesar Rp 1 miliar, PT. Mustikatama memberi bantuan10 ton beras, Apindo memberi bantuan 5 ton beras. BKSAG membantu 2 ton beras, Dinas Kehutanan Kabupaten Lumajang, dan beberapa komunitas, serta bantuan dari perorangan.
“Total beras yang terkumpul ada 23,29 ton, kemudian sembako 200 paket,” terang bupati.
Pendistribusian bantuan, lanjut bupati, akan diantar ke masing – masing rumah sesuai data yang ada di Dinas Perdagangan dan Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang.
“Bagi warga yang layak mendapat bantuan tetapi namanya belum tercatat, silahkan datang ke posko nanti berasnya akan diantar,” pungkas bupati.
Sementara itu, Kapolres Lumajang, AKBP Adewira Siregar, berpesa agar jangan sampai ada yang warga yang menyalahgunakan atau menimbun beras bantuan ini. “Akan kami tindak tegas” ungkap Kapolres
Senada, disampaikan Dandim 0821 Lumajang, Letkol Inf. Ahmad Fauzi, kepedulian seluruh warga Lumajang sangat penting. Ia menambahkan, siapa saja yang berpenghasilan lebih, dipersilahkan menyumbang untuk kepentingan warga yang terdampak virus Covid-19. “Menyumbang termasuk ibadah,’ tegasnya. (Suatman)

TerPopuler