RKPD Kabupaten Kediri 2021, Fokus Peningkatan Daya Saing Ekonomi

RKPD Kabupaten Kediri 2021, Fokus Peningkatan Daya Saing Ekonomi

Jumat, Maret 13, 2020
idealoka.com (Kediri) – Bupati Kediri Haryanti Sutrisno membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) 2020 dalam rangka Penyusunan RKPD Tahun 2021. Acara yang dihadiri jajaran Forkopimda dan Kepala OPD se-Kabupaten Kediri ini bertempat di Gedung Convention Hall, Simpang Lima Gumul, Rabu, 11 Maret 2020.

Musrenbang RKPD merupakan rangkaian proses perencanaan sebagaimana amanat Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan UU Nomor 23 Tahun 2014 yang telah beberapa kali diubah terakhir dengan UU Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah serta beberapa peraturan teknis lainnya.

Musrenbang RKPD telah melalui proses dari Musrenbang Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga pusat. Untuk Musrenbang tahun ini mengusung tema "Meningkatkan Daya Saing Perekonomian Daerah Didukung oleh Pembangunan Infrastruktur dan Sumber Daya Manusia”.

BACA: Bupati Kediri Terima Penghargaan Maturitas SPIP Level 3 dari BPKP

Dalam sambutannya, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno menyampaikan bahwa prioritas pembangunan Kabupaten Kediri tahun 2021 yaitu pemerataan aksesbilitas dan kualitas insfrastruktur pendukung perekonomian yang berdaya saing dengan memperhatikan lingkungan hidup dan kerentanan bencana.

Kemudian pembangunan ekonomi melalui penguatan sarana prasarana pendukung agribisnis, industri, perdagangan, pariwisata, dan investasi. Selanjutnya peningkatan kualitas pelayanan dasar dengan didukung oleh penguatan penyelenggaraan pemerintahan yang profesional.

"Selain itu yang menjadi prioritas adalah stabilitas politik, ketentraman, dan ketertiban dengan memperkuat moderasi beragama dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal,” kata Haryanti.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kabupaten Kediri memerlukan dukungan dari semua pihak. “Saya mengimbau kepada semua pihak untuk bersama-sama mensukseskan pelaksanaan pembangunan daerah,” katanya.

BACA: Tingkatkan Pelayanan, Bupati Kediri Tetapkan RSUD Kabupaten Kediri sebagai Badan Layanan Umum Daerah

Kepala Bappeda Kabupaten Kediri Sukadi menyampaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Kediri selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan dari semula 70,47 persen tahun 2017, meningkat menjadi 71,07 persen pada tahun 2018. “Kemudian pada tahun 2019 menjadi 71,85 persen,” katanya.

Angka harapan lama sekolah dan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Kediri selama tiga tahun terakhir menunjukkan tren positif. Untuk harapan lama sekolah tahun 2017 sebesar 12,86, kemudian pada tahun 2018 sebesar 12,87 dan pada tahun 2019 menjadi 12,88 tahun.

“Sementara itu untuk rata-rata lama sekolah di Kabupaten Kediri tahun 2017 sebesar 7,65 tahun, pada tahun 2018 sebesar 7,68 tahun, dan pada tahun 2019 menjadi 8,01 tahun,” ujarnya.

Dari segi pertumbuhan ekonomi mengalami kondisi yang fluktuatif. Secara garis besar pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kediri masih di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,03 persen.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Kediri mengalami penurunan dari 191 ribu jiwa pada tahun 2017 menjadi 177 ribu jiwa di tahun 2018 dan tahun 2019 menjadi 163 ribu jiwa atau 10,42 persen. “Ada perubahan sebesar 0,89 persen dibanding tahun 2018,” katanya.

BACA: Kabupaten Kediri Raih Rekor MURI Penyajian 3.505 Gelas Dawet Lele

Tingkat pengangguran juga menunjukankan tren positif. Melalui program kegiatan job fair mampu menurunkan angka pengangguran menjadi 3,68 persen pada tahun 2019 meningkat dibanding tahun 2018 sebesar 4,25 persen.

Sejumlah pembangunan sarana dan prasarana juga telah dilakukan selama tahun 2019 di antaranya pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 50 kilometer yang tersebar di seluruh kecamatan, peningkatan kualitas jalan sepanjang kurang lebih 102 kilometer di seluruh kecamatan, serta peningkatan akses sanitasi dan air minum program Pamsimas di 58 desa sasaran dari total 343 desa di Kabupaten Kediri.

Selain itu, peningkatan kapasitas kelembagaan, pemeliharaan insfrastruktur irigasi, dan peningkatan produktivitas pertanian melalui program pembangunan partisipasi terintegrasi dan manajemen irigasi atau Integrated Participatory Development and Management of Irrigation (IPDMI). Begitu juga dengan pembangunan RSUD Simpang Lima Gumul dan rehab 11 puskesmas dan puskesmas pembantu (Pustu) pada tahun 2019.

Kegiatan lainnya yaitu pembangunan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dalam rangka meningkatkan ketersediaan dan akses pangan masyarakat, revitalisasi Pasar Tiron dan Bendo, pemanfaatan Galeri Sentra Industri Kreatif (SIK) Papar sebagai pusat oleh-oleh dan edukasi, dan pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papar dan Totok Kerot. (*)

TerPopuler