Kebanyakan Pakai Hand Sanitizer Bisa Sebabkan Ini

Kebanyakan Pakai Hand Sanitizer Bisa Sebabkan Ini

Kamis, Maret 26, 2020
idealoka.com (Jember) - Sebagai cara mencegah penularan virus Covid-19, masyarakat menggunakan cairan antiseptik pembersih tangan atau hand sanitizer. Bahkan banyak yang berusaha membuatnya sendiri.

Sebenarnya pemakaian hand sanitizer diperlukan saat kita sedang melakukan perjalanan atau saat air susah didapat. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir lebih disarankan. Banyaknya masyarakat yang berburu hand sanitizer membuat harganya melonjak. Bahkan bahan pembuatannya seperti alkohol pun turut melambung.

“Masyarakat harus bijak dalam menggunakan hand sanitizer sebab jika dipakai terlalu banyak maka bagi yang kebetulan memiliki alergi akan membuat gatal dan iritasi. Jika mencuci tangan dengan sabun dan air masih dapat dilakukan, maka sebaiknya cuci tangan dengan sabun dan dengan air mengalir,” tutur Sholihatus Sallama, teknisi laboran di Laboratorium Farmasetika Fakultas Farmasi Universitas Jember, Selasa, 24 Maret 2020.

Laboran senior ini juga memperingatkan masyarakat yang membuat hand sanitizer dalam jumlah banyak untuk berhati-hati menjaga diri, mengingat bahan baku berupa alkohol dapat berefek negatif bagi kesehatan. “Uap alkohol yang terhirup dalam jumlah banyak beresiko bagi kesehatan,” katanya.

Untuk diketahui, Fakultas Farmasi Universitas Jember memproduksi hand sanitizer, namun saat ini hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan internal kampus dan beberapa mitra Universitas Jember seperti pihak perbankan yang membuka kantor layanan di areal kampus.

“Kami mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku, alkohol yang awalnya seliter seharga Rp40 ribu hingga Rp50 ribu kini menjadi Rp125 ribu hingga Rp150 ribu. Itu pun kadang barangnya tidak ada atau ada pembatasan pembelian. Belum lagi botol spray ukuran 60 mililiter yang awalnya seharga Rp3.000 sudah dijual Rp7.000,” katanya. (*)

  • Sumber & Foto: Humas Unej

  • Editor: Ishomuddin

TerPopuler