Ibu-Ibu Penjahit Ini Produksi Baju APD, Disumbangkan untuk Tenaga Medis

Ibu-Ibu Penjahit Ini Produksi Baju APD, Disumbangkan untuk Tenaga Medis

Minggu, Maret 29, 2020
idealoka.com (Probolinggo) – Melihat keterbatasan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis Indonesia yang jadi garda terdepan penanganan virus Corona, ibu-ibu penjahit rumahan di Kota Probolinggo secara swadaya membeli bahan dan menjahit baju pelindung untuk disumbangkan pada tenaga medis.

Pembuatan pakaian sebagai APD itu dikerjakan di rumah Ririn Dwi Kartikowati, warga Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih.

Kepada wartawan, Ririn mengaku secara sukarela membuat pakaian APD karena miris melihat keadaan tenaga medis di Indonesia ada yang mengenakan jas hujan dalam menangani pasien virus Corona.

Atas hal itu, dirinya tergerak untuk membuatkan pakaian APD berbahan plastik atau PVC vinyl. Meski kurang maksimal, Ririn berharap karyanya tersebut dapat membantu meringankan beban para tenaga medis saat ini.

BACA: Ikuti Seminar di Bogor, Pasutri Warga Magetan Positif Terpapar Corona

"Walau cuma terbuat dari plastik, semoga pakaian ini bisa meminimalisir tenaga medis dari paparan virus Corona. Sampai nantinya pakaian APD standar WHO dimiliki para tenaga medis Indonesia," katanya, Sabtu, 28 Maret 2020.

Ririn mengatalan dalam sehari ia bisa membuat 15 sampai 17 potong pakaian APD. Sementara biaya yang dikeluarkan tiap potong sekitar Rp100 ribu.

Menurut Ririn, tak mudah membuat pakaian APD berbahan plastik. Sebab butuh ketelitian dalam menjahitnya agar tidak bocor saat dipakai. Disamping itu, bahan plastik mudah robek jika salah menjahitnya.

BACA: 12 Kabupaten dan Kota di Jatim Zona Merah Covid-19

Sementara itu, penjahit rumahan lainnya, Reni Wendi Astuti, menuturkan dirinya akhirnya ikut bergabung membuat pakaian APD karena peduli dengan keadaan para tenaga medis di Indonesia.

Reni mengatakan selain dirinya ada beberapa penjahit rumahan lainnya yang rela meluangkan waktu membuat pakaian APD. Nantinya pakaian APD yang sudah terkumpul akan disalurkan lewat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) setempat.

"Semoga semakin banyak yang bergabung, jadi makin banyak pula pakaian APD yang dibuat. Dan juga ada donatur yang mau menyisihkan rejekinya untuk bantuan ini," ujarnya. (*)

Sumber: http://jatimnet.com/pakai-dana-pribadi-ibu-ibu-ini-jahit-baju-pelindung-tenaga-medis

TerPopuler