Disebut Terima Fee Proyek 10 Persen, Bupati Faida Tetap Jaga Komitmen Tegak Lurus

Disebut Terima Fee Proyek 10 Persen, Bupati Faida Tetap Jaga Komitmen Tegak Lurus

Jumat, Februari 07, 2020

Jember, Kabarejember.com
----Menjelang Pilkada 2020, suhu politik Jember semakin memanas. Terlebih pasca ditahannya mantan Kepala Dinas Perdagangan Dan Industri  Jember, Anas Ma'aruf dan dua koleganya beberapa hari lalu. Kini ada kabar teranyar memwarnai sejumlah media online,  Bupati Faida menerima pembagian fee proyek sebesar 10 persen dari semua proyek yang ada di Jember.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember dr Hj Faida, MMR mengungkapkan dirinya tidak akan merespon secara berlebihan segala tuduhan di luar proses hukum atau di luar putusan pengadilan. "Karena hal semacam itu tidak punya kekuatan hukum apapun," ujarnya.

Setiap orang bisa menyatakan apapun dengan motivasi tertentu, apalagi menjelang momentum politik Pilkada yang kental aroma untuk melakukan pembunuhan karakter.

" Karenanya, saya tidak akan mengomentari apalagi berdebat soal segala sesuatu yang tengah menjadi ranah aparat penegak hukum untuk menanganinya," tegasnya.

Namun yang pasti komitmen tegak lurus dalam menjalankan pemerintahan tidak pernah berubah sampai saat ini.

"Saya juga mengingatkan pihak-pihak tertentu agar dalam kompetisi politik menghindari fitnah karena jika nanti terbukti fitnah tersebut tidak benar maka penyebar fitnah dapat dimintai pertanggungjawaban hukum," pungkasnya.

Ditempat berbeda, tudingan miring kepada Bupati Jember, itu dianggap angin lalu oleh masyarakat. Seperti yang disampaikan, H. Suryanto, (62) warga Ajung.  Menurutnya, tudingan itu dianggap biasa karena sekarang tahun politik. Terlebih Bu Faida yang dikenal dengan program tegak lurusnya mendapat tentangan dari kelompok yang tidak ingin rejekinya berkurang.

Selain itu, ini jadi momentum bagus buat mereka untuk menjatuhkan nama baik bupati. Selain ini bakal sulit" biasa saja ditahun politik, bekerja benar saja digoreng, apa lagi salah. "Dan biarkan waktu membuktikan, jika benar bupati ternyata menerima bagian, berarti bupati sudah membohongi rakyat Jember, biar Allah yang menghukumnya, namun sebaliknya, jika bupati Faida benar benar tidak seperti yang dituduhkan, Allah juga akan menghukum mereka, terlebih para petualang - petualang politik," tegasnya.(mul/*)

TerPopuler