Disangka Penculik Anak, Ternyata Orang Stres

Disangka Penculik Anak, Ternyata Orang Stres

Jumat, Februari 21, 2020

Jember, Kabarejember.com
---- Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono S,I,K M,si melalui Kapolsek bangsalsari AKP I Putu Adi Kusuma saat Press Converence kamis (20/02/2020) mengatakan agar masyarakat Jember dan sekitarnya tetap tenang dan jangan mudah termakan isu yang tidak jelas sehingga membuat masyarakat resah.

Seperti isu penculikan yang terjadi di Wilayah Kecamatan Bangsalsari yang mana warga Desa Tugusari mengamankan seorang laki-laki yang diduga melakukan penculikan. 

Menurut I Putu Adi Kusuma pads hari senin tanggal (16/02/2020) Nana Sukmana ini masuk ke Dusun Krajan, Desa Tugusari dengan membawa sak didalamnya berisi baju ganti, sabun, odol, dan lain-lain. Warga yang saat itu melihat curiga disangkanya penculik sehingga warga yang lain ikut berdatangan.

"Menurut Kasun setempat lanjut I Putu AK, Nana S sempat di buly secara perbal namun tidak terjadi kekerasan fisik, kemudian oleh Kasun dan warga dilepas karena dilihat memang kayak orang stres, besoknya hari selasa tanggal (17/02/2020) Nana S masuk ke Desa Bangsalsari dan di buly serta ada kekerasan fisik yang dilakukan oleh warga.

Warga yang lain saat melihat kejadian tersebut langsung menghubungi Kades Bangsalsari. Mendapat informasi ini, Kades bergegas menuju TKP. Warga Bangsalsari melakukan kekerasan kepada Nana S karena termakan informasi dari Desa Tugusari karena ada yang memposting melalui FB.

Pemilik akun FB Fifin Alfina yang mana dalam postingan ini berbunyi " Waspada Penculikan Anak" Barusan terjadi di Desa Tugusari ini foto penculik yang berhasil dikepung namun melarikan diri, jadi untuk warga jember khususnya warga Tugusari ini sedang ramai dengan penculik tersebut mohon berhati-hati, penculik berekasi tadi sore untung saja tidak ada korban, modus yang digunakan yaitu berpura-pura gila dengan membawa karung berisi sabun, odol, gayung dll. Ternyata penculik membawa banyak teman dengan mobil berplat Madura, " urai I Putu AK.

" Saat itu Nana S tidak membawa KTP atau identitas lainya. Kami dapat identitas yang bersangkutan dari hasil bertanya berulang-ulang. Akhirnya diketahui yang bersangkutan berasal dari Desa Karangsawah, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes Jateng, " ungkapnya.

Selanjutnya kami berkoordinasi dengan Kapolres karena beliau pernah tugas di Brebes. Atas petunjuk Kapolres akhirnya dengan bantuan Polres dan Polsek disana akhirnya keluarga Nana S bisa ditemukan dan hari ini pihak keluarga sudah tiba di Mapolres Jember.

" Dari keterangan keluarga, Nana Sukmana  memang stres dan pergi dari rumahnya selama 7 tahun. Keluarganya sudah berupaya mencari kesana kemari namun tidak ketemu, " imbuh I Putu AK.

Sementara itu, Ifan Maulana adik dari Nana S saat dimapolres Jember mengatakan bila kakaknya mengalami gangguan jiwa sudah berobat kemana-mana namun masih belum sembuh.

" Kami sekeluarga sangat terharu sekali bisa bertemu dengan saudara yang telah lama menghilang, 7 tahun pergi dari rumah. Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga hari ini bisa bertemu dan berkumpul kembali, "pungkas Ifan . ( Mul )

TerPopuler