Penyaluran Rastrada dan Pemenuhan Hak Sipil Anak Jadi Bentuk Kepedulian


Jember, Kabarejember.com
----Penyaluran Rastrada dan pemenuhan hak sipil anak menjadi bentuk kepedulian. Karena itu, tepat sekali apabila ini dikaitkan dengan upaya Jember menuju Kota Welas Asih.

“Dalam kaitan dengan Kabupaten Jember menuju kabupaten yang welas asih, salah satu kriterianya adalah kepedulian,” ungkap Wakil Bupati Drs. KH. Abdul Muqit Arief.

Penyaluran Rastrada dan pemenuhan hak sipil anak pada Kamis, 17 Oktober 2019, berlangsung di Ponpes Minhajut Thullab, Desa Tanggul Kulon Kecamatan Tanggul.

“Saya kira ini sangat terkait. Kita pada hari ini sudah memasuki titik keempat dalam penyaluran Rastrada dan KIA,” tutur Wabup

“Saya kira ini sangat terkait,” tegas Wabup. “Pada hari ini sudah memasuki titik keempat dalam penyaluran Rastrada dan KIA,” imbuhnya.

Kepedulian yang dimaksud Wabup yaitu kepedulian secara keseluruhan; kepedulian pemerintah kepada rakyat, kepedulian antar-masyarakat, kepedulian orang tua kepada anak, dan kepedulian anak terhadap orangtua. “Nah, ini jelas sangat terkait disitu,” tuturnya.

Misalnya Rastrada, lanjut Wabup, merupakan bentuk kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Jember terhadap para lansia.

Wabup pun menjelaskan, kali ini menyalurkan Rastrada kepada 220 penerima untuk Kecamatan Tanggul dan Bangsalsari. Juga diserahkan 550 keping KIA untuk Kecamatan Tanggul dan Semboro.

“Di sini banyak yang terkait. Para kepala desa, lembaga ponpes, dan camat membantu memfasilitasi. Syukur-syukur ini kemudian menginspirasi,” terangnya.

Menginspirasi yang dinyatakan Wabup ialah, bahwa ini bisa menjadi pintu masuk bukan hanya urusan rastrada tetapi betul-betul tertanam dalam diri setiap pihak untuk peduli kepada orang lain. “Seperti KIA misalnya, ini ternyata orang tuanya sangat semangat sekali untuk memenuhi hak sipil anaknya,” jelas Wabup.

Di tanggul terdapat 550 keping KIA yang dibagikan. Jumlah ini menunjukkan bahwa kepedulian orang tua terhadap anak sangat tinggi sekali.

Bentuk kepedulian ini, kata Wabup, dapat menjadi catatan tersendiri untuk mempercepat Jember menuju kabupaten yang welas asih.

“Hal-hal yang semacam ini kalau bisa berkembang kepada hal yang lain sebagai wujud kepedulian, ini akan menjadi catatan tersendiri untuk bisa mengantar Kabupaten Jember menjadi kabupaten yang welas asih lebih cepat,” tandasnya. (mul/mia/hms)

Lebih baru Lebih lama