• Jelajahi

    Copyright © 2015-Bedadung
    Bedadung

    Iklan

    Opini

    Ada Uji Coba Rel Baru Jalur Ganda Kereta Api, Ini Dampaknya

    Kamis, Maret 14, 2019 WIB Last Updated 2020-11-02T13:42:33Z
    idealoka.com – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop)VII Madiun meminta maaf atas keterlambatan perjalanan kereta api akibat uji coba jalur rel baru di Kabupaten Nganjuk yang dilakukan, Kamis, 14 Maret 2019.

    “Sebelumnya kami sampaikan permohonan maaf, dengan dilakukannya switchover (peralihan) jalur ganda mulai dari Stasiun Baron, Sukomoro, dan Nganjuk akan berdampak pada kelambatan perjalanan kereta api,” kata Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun Ixfan Hendri Wintoko dalam siaran pers tertulis, Rabu, 13 Maret 2019.

    Keterlambatan perjalanan kereta api itu karena ada pembatasan kecepatan dan penutupan jalur. “Pada proses pelaksanaan (uji coba) akan ada pemasangan semboyan pembatas kecepatan hingga penutupan jalur di tiga stasiun tersebut,” katanya.

    Ia berharap proses uji coba berjalan lancar. “Harapan kami semua proses pekerjaan switchover (peralihan jalur) bisa berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah ditentukan dan disepakati antara Manajemen Daop VII Madiun dengan rekan-rekan satuan kerja Jawa Timur,” ucap Ixfan.

    Uji coba dilakukan mulai dari Stasiun Baron, Sukomoro, sampai Staisun Nganjuk sepanjang 16,75 kilometer mulai kilometer 103+000 sampai 195+750.

    Pantauan idealoka.com beberapa hari sebelum uji coba, petugas dan pekerja mempersiapkan dan memeriksa jalur rel baru yang akan diuji coba.

    [caption id="attachment_3161" align="alignright" width="300"] Petugas dan pekerja menyiapkan dan memeriksa jalur rel baru dalam proyek rel ganda yang akan diuji coba. (Dok. PT KAI Daop VII)[/caption]

    Sementara itu, Pengawas Lapangan Proyek Jalur Ganda Jombang-Madiun, Siwidodo, mengatakan bahwa hingga kini pembangunan jalur baru yang dalam pengawasannya berkisar antara 80-100 persen. “Ada yang sudah selesai dan masih ada beberapa titik yang berproses,” katanya saat dihubungi.

    Menurutnya, jalur baru yang dalam pengawasannya melewati 12 stasiun mulai dari Stasiun Jombang hingga Stasiun Madiun. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Iklan

    Wisata

    +

    Iklan

    CLOSE ADS
    CLOSE ADS
    close