Aktivis Ingatkan Cagub-Cawagub Jawa Timur Tak Manfaatkan Jabatan

Aktivis Ingatkan Cagub-Cawagub Jawa Timur Tak Manfaatkan Jabatan

Senin, November 06, 2017


idealoka.com – Aktivis dan pengamat politik di Jawa Timur mengingatkan agar bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur tak memanfaatkan jabatan dan wewenangnya demi kepentingan kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2018.

Jabatan yang masih melekat pada calon gubernur dan wakil gubernur tersebut disorot pegiat anti korupsi di Jawa Timur. “Kami ingatkan agar para calon baik gubernur dan wakil gubernur tidak aji mumpung(karena ada kesempatan) dengan memanfaatkan kedudukan dan jabatannya untuk mendulang simpati masyarakat,” kata Kordinator Parliament Watch yang juga pegiat Jaringan Anti Korupsi (Jakor) Jawa Timur Umar Solahudin, Rabu, 18 Oktober 2017.


Hingga kini sudah ada dua figur calon gubernur Jawa Timur yang diusung beberapa partai politik besar. PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah resmi mengusung petahana Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang masih menjabat Wakil Gubernur berpasangan dengan bakal calon wakil gubernur Abdullah Azwar Anas yang menjabat Bupati Banyuwangi. Sedangkan Partai Golkar, NasDem, PPP, dan Demokrat mengusung Khofifah Indar Parawansa yang masih menjabat sebagai Menteri Sosial sebagai calon gubernur namun Khofifah belum menentukan pasangannya.

Menurut Umar, baik Gus Ipul maupun Khofifah, semakin gencar turun ke bawah meski tahapan pencalonan di KPU belum dimulai. Ia mengingatkan agar keduanya tidak memanfaatkan jabatan dan kewenangannya sebagai pejabat negara dan publik demi kepentingan politik pilkada. “Jangan sampai bantuan dana atau program pemerintah tertentu dijadikan alat untuk kampanye terselubung meski keduanya belum ditetapkan sebagai calon,” katanya.

Dalam setahun terakhir, keduanya semakin intens menghadiri kegiatan di masyarakat terutama dalam pemberian bantuan pemerintah atau peluncuran program tertentu. Bahkan Khofifah hampir tiap pekan berada di Jawa Timur untuk secara simbolis memberikan program bantuan dari Kementerian Sosial terutama Program Keluarga Harapan (PKH). Begitu juga Gus Ipul yang intens hadir dalam pemberian berbagai jenis bantuan dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada masyarakat. (*)


TerPopuler