Karnaval Tradisional Tetap Diminati Oleh Masyarakat.

13

Diera kemajuan teknologi, karnaval tradisional jadi tontonan tersendiri bagi warga Jember dalam rangka memperingati HUT RI bahkan karnaval itu kerap kali dinantikan oleh masyarakat karena sebelum ada karnaval lain, seperti JFC karnaval itu sudah ada terlebih dahulu.

Selain mampu menyita perhatian publik, karnaval itu menggambarkan kebhinekaan juga penonton kerap kali di buat tertawa oleh ulah penampilan peserta, Penonton pun rela bersedak-desakan untuk menonton karnaval tradisional yang hanya dilangsungkan satu tahun sekali.

Gelaran Karnaval Tradisional itu tidak hanya di tingkat kabupaten dan kecamatan, namun kegiatan itu diadakan hingga di tingkat desa, warga pun antusias untuk melibatkan diri sebagai peserta. Karena biaya karnaval tersebut sangatlah terjangkau, bahkan mereka sebagai peserta tidak perlu mengeluatkan baiaya sedikitpun, mengingat mereka bisa tampil apa adanya, tanpa harus membuat atau menyewa pakaian untuk karnaval.

Hal itu itu dibenarkan oleh Paktik dan Sholihin warga RT.04 RW.02 Dusun Karang Pring Kecamatan Sukorambi, ketika akan mengikuti acara karnaval di desa tersebut. Keduanya mengakui karnaval seperti ini mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mempererat persatuan dan kesatuan demi tegaknya NKRI.

Dikatakan oleh Sholihin dirinya merasa senang dan bangga ketika Pemkab Jember untuk menghidupkan kembali Karnaval Tradisional yang pernah ada sebelumnya. hal itu telah ditunjukkan oleh Bupati Jember Dr. Faida MMR diawal kepemimpinannya, Karnaval Tradisional yang sempat menghilang dan dengan dihidupkannya kembali Karnaval Tradisional itu mengobati kerinduan warga terdahap hal-hal yang bersifat tradisional. (win)

 

Untuk Informasi dan Liputan Berita Bisa menghubungi: 081336235555