Kampung Kelir Wujud Kepedulian PRAMUKA Kepada Lingkungan.

58

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jember dihadapan seribu orang anggota PRAMUKA Penegak dari Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang saat membuka Festival Wirakarya Kampung Kelir Zona Jember Lumajang. Berkat kehadiran anggota pramuka dari dua Kabupaten, kini Jember memiliki Kampung Kelir.

Pada kesempatan tersebut Bupati Jember dr. Faida, MMR menegaskan  paska pengecatan seratus rumah tersebut. dirinya meminta Pramuka untuk mengawasi keberadaan Kampung Kelir agar tetap indah dan bersih.

Dari catatan Panitia Wirakarya Pramuka tersebut ada tiga kelurahan di Kabupaten Jember, terpilih sebagai lokasi Kampung Kelir. Tiga Kelurahan itu adalah Kelurahan Kepatihan, Kelurahan Kebonsari, Kelurahan Sumbersari.

Selama melakukan aksi pewarnaan rumah menggunakan cat di Kampung Kepatihan, Kampung Sumber Dandang, Kampung Gladak Kembar, Anggota Pramuka ditempatkan di rumah penduduk tempat berlangsungnya proses pembuatan Kampung Kelir dan sebagian lainnya menetap di Gedung GNI Jember. Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Jember Dedi menyambut baik Wirakarya Pramuka tersebut karena mereka sebagai Anggota Pramuka bisa bermanfaat untuk orang lain dan itu terbukti dalam waku itu tiga hari proses Kampung Kelir mampu dirampungkan. Ia juga mendukung ajakan Bupati Jember. Kedepan Anggota Pramuka ini akan diajak dalam kegitan serupa  membuat Kampung Kelir di Perkampungan Nelayan, bahkan anggota Pramuka tersebut merasa tertantang dan siap untuk diterjunkan membuat kampung kelir di Perkampungan Nelayan. (win)