Bupati Tantri Resmikan Pemugaran RTlH

Advertisement

Bupati Tantri Resmikan Pemugaran RTlH

09 Agustus 2020


Probolinggo,kabarejember.com 

---Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Probolinggo tahun ini dipercaya sebagai tuan rumah perhelatan East Java Green Scout Innovation Tahun 2020 Zona 7 Probolinggo yang digelar  Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam East Java Green Scout Innovation Tahun 2020 ini adalah bedah rumah tidak layak huni sebanyak 7 unit menjadi rumah sehat di Desa Jabung Candi Kecamatan Paiton.

Jum’at (7/8/2020) sore, Bupati Probolinggo selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Hj. P. Tantriana Sari, SE didampingi Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Probolinggo Kak Drs. HA. Timbul Prihanjoko meresmikan pemugaran rumah tidak layak huni tersebut.

Peresmian pemugaran rumah tidak layak huni ini ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah serta pembongkaran rumah secara simbolis oleh Kak Tantri didampingi Kak Timbul dan pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Probolinggo.

Tidak hanya itu, dalam kesempatan tersebut Kak Tantri juga membagi-bagikan masker kepada masyarakat, terutama anak-anak kecil yang tidak memakai masker sebagai salah satu bentuk ikhtiar pencegahan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 serta mendukung program Gerakan Masyarakat Memakai Masker (GM3). 

“Selamat kepada pramuka yang telah dipercaya warga di Jawa Timur untuk mengelola dan mewujudkan program rehab rumah tidak layak huni sebanyak 7 unit. Hal ini tidak hanya sekedar menyibukkan kader pramuka saja, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa akan pentingnya empati, jiwa sosial dan jiwa mengayomi tetangga yang membutuhkan,” kata Kak Tantri.

Tentunya pelaksanaan program bedah rumah ini harus dilakukan dengan berbagai penyesuaian sehubungan dengan masih dalam situasi pandemi COVID-19 sehingga harus dipikirkan format dan konsep yang tepat. Jiwa pramuka tetap berjalan, tetapi tidak mengesampingkan faktor kesehatan dan keselamatan para pengurusnya.

“Kepada masyarakat yang rumahnya mendapatkan program bedah rumah supaya bersyukur atas pemugaran rumah ini sebagai karunia Allah SWT dengan harapan agar diterima dengan baik dan dijaga. Selanjutnya dipelihara dan dirawat sebaik-baiknya,” harapnya. (MH)