8 Bus Santriwati Diberangkatkan ke Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo

Advertisement

8 Bus Santriwati Diberangkatkan ke Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo

18 Agustus 2020


Jember, KabareJember.com 

 -.--Bupati Jember hj Faida MMR kembali memberangkatkan santri ke pondok pesantren, start Pemberangkatan santriwati baru beserta wali santri di terminal Arjasa Kecamatan Arjasa. Santriwati yang akan berangkat ke pondok pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo menggunakan 8 armada bus.


Dalam  pemberangkatan santriwati kali ini didampingi oleh wali santri karena ini merupakan santri baru.


Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember mengatakan "Hari ini karena yang di berangkatkan Santri wati baru yang pertama kali berpisah sama orang tua untuk masuk ke pondok pesantren ,jadi karena wali santri juga masih diperlukan infonya untuk masih mengisi beberapa formulir dan penjelasan di pondok pesantren.


 Jadi wali santri kusus yang santri baru ini kita repid juga. Dan kita inginkan untuk ikut bersama-sama karena sudah direpid.


 Tapi nanti di pondok pesantren juga tidak sampai ke dalam hanya di area  penerimaan santri baru . 


Hari ini  Selasa 18 Agustus 2020 pagi 176 santri putri baru untuk ke pondok pesantren salafiyah Syafi'iyah Sukorejo. Semua asal Jember.


 Dan nanti agak sore yang santri putra. Totalnya 678 santri dan wali santri .wali santri juga harus di rapid untuk keamanan bersama karena bersama-sama dengan  santri baru.


 Kalau yang santri lama dia sudah harus mandiri orang tua nggak boleh ikut makanya orang tua juga harus direpid untuk keamanan bersama.


Untuk santri kita seperti biasa kita berikan satu bulan paket vitamin untuk anak-anak kemudian Alat shalat dan masker serta protokol covid untuk panduan .


"Saya berharap anak-anak bisa kerasan di pondok pesantren dan segera adaptasi meskipun dalam situasi pandemi dan anak-anak menjaga diri agar mengikuti protokol covid,' ujarnya. 


Ditambahkan dia, tetap pakai masker rajin cuci tangan dan menjaga jarak sebisa mungkin dan untuk orang tua memang kita sudah humbau untuk menahan diri untuk tidak menengok terlebih dahulu.


"Supaya anak aman di pondok pesantren dan kita beri semangat, anak-anak kalau menghafal Alquran minimal 1 juz kita siapkan beasiswa untuk anak-anak sampai ke perguruan tinggi S1 S2 S3," pungkas. (SGM)