PMI Evakuasi Penemuan Mayat Di Kawasan Padat Penduduk

Advertisement

PMI Evakuasi Penemuan Mayat Di Kawasan Padat Penduduk

19 Juni 2020


Jember, kabarejember.com
 - Posko Ambulans Jenazah PMI Kabupaten Jember menerima telepon dari Kanit Reskrim Polsek Kaliwates pada Kamis (18/6)sekira jam 08.55 WIB, yang menginformasikan adanya penemuan mayat lelaki di dalam sebuah rumah di kawasan padat penduduk Jl. Gajah Mada, Jember. Mayat tersebut diduga telah  meninggal dunia sekitar empat hari yang lalu.

Berdasarkan informasi informasi tersebut, personil ambulans jenazah PMI Kabupaten Jember segera merapat ke lokasi ditemukannya mayat untuk malakukan evakuasi. Sesuai Standart Prosedur Operasional penemuan mayat pada masa wabah, personil melaksanakan sesuai  protokol Covid-19.

Lokasi ditemukannya mayat terletak di kawasan padat penduduk, jln.Gajah Mada IV No.81 Lingkungan Kebon Lor Rt.03 Rw.03 Jember Kidul Kecamatan Kaliwates Jember.

Sesampai di lokasi, Petugas PMI dengan menggunakan APD lengkap langsung melakukan penyemprotan disinfektan di area penemuan mayat dan sekitarnya.

Menurut Ketua RT setempat Sugiarto, mayat tersebut adalah  Ipung Efendi,(57), bekerja sebagai seorang montir di sekitar Kecamatan Ajung. Terakhir kali warga  bertemu dengan korban saat menerima bansos dari salah satu bank ternama yang kantornya tidak jauh dari rumahnya.

"Korban ini orangnya tertutup, jarang keluar rumah. Korban tinggal sendirian setelah berpisah dengan istrinya sekitar 7 tahun yang lalu, korban pernah terkena stroke," kata Sugiarto.

Sementara,  Imron Syafi’i petugas Ambulans Jenazah PMI Kabupaten Jember mengatakan, proses evakuasi jenazah  menggunakan protokol Covid-19 dan saat ini dievakuasi ke kamar mayat RSD dr. Soebandi Jember untuk dilakukan visum luar saja.

"Karena situasi sekarang kan masih Covid-19, jadi proses evakuasi masih menggunakan protokol kesehatan menggunakan APD dan penyemprotan Disinfektan," kata Imron Syafi’i

"Untuk proses otopsi jenazah tidak dilakukan seperti pada umumnya, jadi nanti mau langsung dimakamkan. Tapi sekarang masih dibawa ke rumah sakit," katanya. (her/gee)