Sedih Gara-gara Covid-19, Mahasiswa ini Ikuti Yudisium Kelulusan Secara Online

Advertisement

Sedih Gara-gara Covid-19, Mahasiswa ini Ikuti Yudisium Kelulusan Secara Online

29 April 2020

Jember, bedadung.com | Sedih karena Covud-19, Marisa Eka Anggraeni bersama saudari kembarnya Mariska Eka Anggraeni. Pasalnya mereka tidak bisa mengikuti upacara Yudisium di Fakultas Tehnik Universitas Jember secara langsung.

Mereka merupakan lulusan Fakultas Tehnik Universitas Jember yang mengikuti Yudisium secara online.

Mariska dan Mariska merupakan mahasiswi yang ikut Yudisium bersama 87 mahasiswa lainnya.

Marisa merasa sedih karena tidak bisa merasakan prosesi acara secara langsung.

“Saya merasa senang dan sedih. Senangnya karena bisa merasakan bagaimana menjadi yudisi walaupun sempat tertunda dan akhirnya terlaksana. Sedihnya, karena tidak merasakan kitmatnya acara secara langsung, dengan Yudisium online terkadang suaranya itu tidak terdengar jelas,” kata Marisa.

Setelah melalui proses Yudisium, Marisa dan Mariska akan mencari peluang kerja yang sesuai dengan keilmuan.

“Kami berencana kerja terlebih dahulu untuk mencari pengalaman kerja. Mungkin suatu saat akan melanjutkan sekolah lagi kejenjang berikutnya,” jelas Marisa.

Sementara itu Dekan Fakultas Tehnik mengatakan terpaksa melakukan Yudisium secara daring karena untuk mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19.

“Yudisium secara daring (online) ini baru petama kali kami lakukan. Hal ini karena ditengah pandemi Covid-19 ini secara aturan kami tidak bisa melakukan Yudisium seperti biasanya. Oleh karena itu terpaksa kami lakukan secara daring,” ujar Dr. Triwahju Hardianto, ST., MT. Dekan Fakultas Teknik usai memimpin pelaksanaan Yudisium.



Jika biasanya Yudisium dihadiri oleh puluhan peserta (Yudisi), kali ini hanya diwakili oleh empat orang peserta saja. Sementara sebanyak 83 peserta lainnya mengikuti semua proses Yudisium secara daring (online).

“Total ada 87 peserta. Empat orang ikut hadir mengikuti acara bersama para pimpinan Fakultas. Namun tetap memperhatikan prosedur pencegahan penularan Covid-19. Mereka mewakili teman-teman dari masing-masing program studi, teknik sipil, teknik elektro dan teknik mesin,” imbuh Triwahju.

Menurut Triwahju, walaupun dilakukan secara daring seluruh proses yang dilakukan tetap menyesuaikan dengan tata upacara Yudisium. Berkas kelulusan menurut Triwahju, telah dikirimkan kepada mahasiswa.

“yang telah kami kirimkan adalah foto copy dari ijazah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir. Kami yakin kedua dokumen tersebut dibutuhkan oleh para lulusan entah untuk melamar kerja ataupun untuk proses yang lain,” pungkasnya. (*)