Beginilah Situasi PT Muroco Selesai Sidak, Dugaan Air Limbah Mengalir ke Sungai.

Advertisement

Beginilah Situasi PT Muroco Selesai Sidak, Dugaan Air Limbah Mengalir ke Sungai.

27 November 2019



Jember, Kabarejember.com
  -- Acara sidak ke PT Muroco pabrik triplek yang dilakukan oleh Komisi C DPRD Jember, Selasa  tanggal 26/11/2019 jm 10.00 wib dipimpin langsung oleh David Handoko Seto selaku ketua komisi C dan jajarannya. yang mana acara sidak tersebut berdasarkan surat pengaduan dari warga terkait dugaan air yang meluap dari PT Muroco yang mengalir kesungai.

Menurut keterangan David Handoko Seto, awalnya ada dugaan limbah mengalir kesungai mendengar kabar dari media dan juga berdasarkan adanya surat pengaduan dari warga, terkait masalah limbah yang mengalir kesungai dan juga terkait amdal dan Ipal. sehingga pihak kami melakukan sidak dan kroscek kangsung kelapangan. ujar David kepada febri staf personalia DA PT Muroco

Masih menurut David hasil temuan tadi memang ada air yang meluap yg mengalir kesungai, lalu masalah ijin Ipal juga tidak ada mulai operasionalnya pada tahun 2016 dan alasannya dari pihak PT Muroco masih dalam proses, dan sebetulnya PT Muroco ini tidak layak beroperasi karena blm ada ijin, dan Minggu depan saya akan mengundang pihak PT Muroco, dan juga perwakilan yang dari Jakarta, muspika Arjasa, lingkungan hidup. Cetus David usai Selesai sidak

Kapolsek arjasa AKP Eko Basuki TA ketika dikonfirmasi wartawan kabarejember mengatakan, bahwasannya jumlah karyawan PT Muroco kurang lebih 700 pekerja. dan ini sangat bisa membantu sekali perekonomian masyarakat banyak khususnya masyarakat arjasa, artinya bisa mengangkat angka pengangguran dan juga dengan adanya PT Muroco diwilayah arjasa  ini, masyarakat khususnya warga sekecamatan arjasa bisa bekerja dan rata-rata pekerjanya semuanya 90 % masyarakat arjasa, artinya bagaimana nasib dari 700 pekerja yangenggantungkan diri sama PT Muroco,  ungkap Kapolsek arjasa kepada wartawan.

Sementara harapan Ir Herwan Agus Darmanto selaku camat Arjasa ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan,bagaimana wilayah khususnya kecamatan arjasa aman, tentram dan tetap kondusif

Agusta Jaka Purwana selaku komisi C anggota DPRD menyampaikan kepada febri selaku staf PT Muroco agar segera memperbaiki batas - batas pondasi pagar antara hak batas pertanian warga sama hak PT Muroco artinya harus jelas dan sendiri-sendiri dan kalau bisa segera ditutup masalah pembuangan air yang meluap yang diduga dari muroco yang kesungai. cetus agusta

David juga menambahkan dengan adanya hasil sidak tim kami akhirnya ada temuan masalah air yang meluap yang diduga dari PT Muroco yang mengalir kesungai, dan juga terkait masalah amdal dan ipal, yang jelas seharusnya kalau memang PT Muroco sudah lama beroperasi, seharusnya seperti perijinannya harus lengkap dan juga seperti penampung limbah harus ada, dan nyatanya tidak ada, dan ini sudah salah fatal. katanya

Hasil pantauwan wartawan dilokasi PT Muroco setelah melihat lokasi lagi sekitar pukul 15.00 wib (sore) yang kebetulan bersamaan anggota Polda Jatim dan juga bersama anggota Intel polres Jember untuk melakukan kroscek, saluran air yang menguap dan diduga  mengalir kesungai tersebut langsung ditutup sementara memakai tumpukan batu- batu.

Raymond selaku menejer PT Muroco yang dikonfirmasi wartawan kabarejember mengatakan, kami berterimakasih atas kunjungan dari DPR, kapolsek beserta jajarannya, muspika Arjasa, terkait dengan kondisi yang belakanngsn ini menjadi viral dimasyarakat, kami akan mendalami semua saran-saran yang disampaikan oleh dewan maupun dari muspika, kami akan segera apa yang bisa kami lakukan justru untuk bahwa lingkungan itu aman dan kami akan berkomitmen, bahwa industri yang ada disini bisa bermanfaat kepada masyarakat, tentu ada beberapa hal yg kami perbaiki, akan segera kami perbaiki, terkait pemberitaan yang kemarin, kami sudah mengirim surat ke pada mipa untuk dilakukan tes atau leb atas dugaan limbah, menurut kami, karena kami tidak membuang limbah dan itu adalah dari tumpukan kayu yang terkena air yang mengandung busa tapi lebih baik kami sudah mengirim surat secara resmi kepada mipa untuk dilakukan tes sempel atau leb supaya bisa menjawab apakah itu berbahaya atau tidak.

Lanjut Raymond, masalah Perijinan pembangunan Ipal kita sudah kontrak dengan kontraktor Ipal itu dalam proses pelaksanaan dalam proses pembuatan. target pemasangannya bulan Desember, karena kita dalam tahun ini beberapa fendor mengajukan dan akhirnya kita putuskan dari salah satu yang dari Surabaya untuk merealisasikannya. Karena itu yang paling baik,.

Karena pada awalnya pabrik ini belum berkembang sehingga pabrik ini semakin berkembang jadi tentu perijinanpun kita perluas dan diperbaiki. itu sudah kami lakukan dan kami berupaya untuk tertib administrasi dan pabrik ini tidak mau bertujuan melanggar aturan yang ada. terkait tanggung jawab muroco terkait masalah dugaan limbah pihak menejemen sudah bertemu dengan warga dan sudah ada pembicaraan dengan warga. kami sudah berkordinasi, berkomunikasi dengan warga terkait hal ini beberapa Minggu lalu.

Pada awalnya pabrik ini biasa, berhubung pabrik ini tambah besar dan berdasarkan petunjuk LH akhirnya, ijinnya kita perbarui, artinya dimana pabrik itu berdiri harus memberi dampak kepada masyarakat sekitar untuk dipekerjakan dan kita punya 3 K yaitu  berusaha melindungi karyawan mengenai kesehatannya, semisal pada waktu karyawan bekerja semuanya diharuskan memakai kacamata Septi dan masker, cuman saja oekerjanya yang tidak biasa memakainya. langkah berikutnya kita masih nunggu hasil leb tersebut dan kita akan berkonsultasi dengan lingkungan hidup bagaimana LH mengatasi misalnya getah kayu ini supaya tidak mengakibatkan bisa atau mengakibatkan dampak kepada masyarakat. karena mungkin kita masih belum bisa tidak tau caranya dan mungkin seperti lingkungan bisa memberi petunjuk. kalau masalah osorsingnya sepengetahuan saya dulunya nama kesatuan securitinya SAS sampai saat ini. dan pihak PT Muroco sudah menyiapkan air bersih dari sumur bor yang dinaikkan Ketandon untuk masyarakat lingkungan pabrik, dan ini sudah lama disiapkan, mulai tahun 2017, artinya masyarakat semua bisa mengambil langsung ketempat air bersih yang sudah disediakan oleh PT muroco, " ungkasnya. ( Erwin )